link pemburu dollar

Tampilkan postingan dengan label humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label humor. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Juli 2012

salah lihat

di suatu pesta q liat cewek cantik bangetttt . . Bbeehhh . . Udah putih mulus sexy .pokoknya aduhai bangetlah .
Emhhh . . Ga sadar ternyata di diri aq ada yg membesar . . Adduhhh . . Hufh . . Jadi kebelet dahhh . .
Akhir nya aq cari toilet buat ngencing . .

Akhir nya ketemu juga tuh toilet . . aq masuk dan ngencing dah tuh . . Nama nya bete kan ya udah aq ngobrol aja sama cowok yg ada di toilet sebelah (nama nya juga toilet cowok ya ngobrol nya sama cowok lah) udah tuh aq ngobrol ngalor ngidul sama cowok yg ada di toilet sebelah abis asik sih orang nya . .
Akhir nya urusan q di toilet selesai juga, ya udah aq keluar dan cuci tangan di washtaffel . . Lagi asik2 cuci tangan aq dikagetkan dengan suara dari belakang ku, "mas yg tadi di toilet sebelah yah ? Kenalin mas gue sutini yg tadi mas liatin terus tuh di pesta..

dalam hati q berkata,"payah banget si mata q,,lihat banci aja pecicilan :D

Jumat, 29 Juni 2012

Santri Cerdik dan Seekor Sapi

Seorang santri baru saja lulus aliyah pesantren dengan nilai jayyid jiddan ( lumayan pintar). Dia pun berencana mengadu nasib di Jakarta.

Saat tiba di Stasiun Pasar Senen, dia melihat kerumunan orang. Rupanya sedang ada kecelakaan. Di Jakarta, kecelakaan biasanya memang menjadi tontonan yang menarik, maka dia pun memutuskan untuk ikut menonton.

Namun teryata kerumunan itu terlalu berjubel sehingga ia tidak bisa melihat korban dengan jelas, apalagi postur tubuhnya yang memang kecil. Jadi, jangankan mendekat, untuk melihat korban saja sulit. Berhubung karena merupakan santri berotak cemerlang, maka dia tidak kurang akal dan langsung berteriak-teriak sambil pura-pura panik.

“Saya keluarganya.. Saya keluarganya.. Minggir.. Tolong minggir !” katanya sambil mengacungkan jari dan mendesak maju menerobos kerumunan orang-orang tersebut.

Orang-orang pun memandanginya, dan ternyata si santri memang berhasil. Mereka langsung memberi kesempatan kepada santri itu untuk menghampiri korban kecelakaan. Santri itu pun langsung mendekati korban kecelakaan. Dan, betapa terkejutnya ketia dia melihat dengan jelas korban kecelakaan yang diakuinya sebagai keluarganya itu ternyata adalah seekor SAPI!